Bangkit dari Tantangan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah Gelar Evaluasi dan Akreditasi Bersama Perpusnas RI

Share on:
Berita Kegiatan

Bangkit dari Tantangan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah Gelar Evaluasi dan Akreditasi Bersama Perpusnas RI

Image

Palu – Setelah menunggu hampir 15 tahun dan melewati ujian berat pascabencana gempa bumi, tsunami, serta likuifaksi pada 2018, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya menggelar evaluasi dan akreditasi perpustakaan, secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., bersama Tim Asesor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Kota Palu, Rabu (07/10/2026).

Kegiatan strategis ini dilaksanakan untuk menilai dan meningkatkan mutu tata kelola layanan kepustakaan di Bumi Tadulako. Siapa yang terlibat? Penilaian ini langsung menghadirkan para asesor pusat yang berkolaborasi dengan jajaran Dispusaka Sulteng di tengah tantangan keterbatasan sumber daya manusia yang hanya didukung 17 tenaga pustakawan.

Kendati dihadapkan pada berbagai kendala historis maupun struktural, progres literasi daerah menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Sulawesi Tengah kini mencapai angka 30,04, berhasil melampaui rata-rata nasional. Berbagai inovasi digencarkan, mulai dari transformasi digital lewat aplikasi iPusSulteng, pengoperasian armada perpustakaan keliling, hingga perluasan program inklusi sosial.

Melalui momentum akreditasi ini, Dispusaka Provinsi Sulawesi Tengah sangat berharap dapat menghasilkan pencapaian terbaik. Seluruh jajaran optimis bahwa bimbingan dan evaluasi ketat dari Tim Asesor Perpusnas RI akan menjadi peta jalan atau roadmap krusial. Harapannya, standar layanan perpustakaan daerah semakin profesional demi melahirkan generasi muda Sulawesi Tengah yang unggul, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.

. . .