”BERANI SAMPOROA” Command Center Sulteng: Komitmen Nyata Menuju Tata Kelola Digital yang Responsif dan Terintegrasi
Sulawesi Tengah, Palu- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat transformasi digital melalui implementasi Command Center BERANI. Hal ini kembali ditegaskan dalam sosialisasi dan rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Polibu Kantor Gubernur, yang dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, termasuk perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka). Rabu (21/1/2026).
Sekretaris Dispusaka, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., mewakili kepala dinas, turut hadir dalam acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Kehadiran ini menegaskan pentingnya sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung Command Center sebagai pusat kendali informasi dan layanan digital terpadu, sesuai dengan visi “Sulteng Melaju”.
Dalam paparannya, Wagub menekankan bahwa Command Center dirancang sebagai nerve center atau pusat saraf pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Pusat kendali ini bertujuan menjadi wadah terintegrasi untuk menampung dan menindaklanjuti setiap keluhan serta aspirasi masyarakat dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Saat ini, proses perekaman dan pelacakan sudah berjalan, namun respons dari beberapa OPD dinilai masih perlu ditingkatkan kecepatan dan konsistensinya.
“Kita selaku OPD harus merespon dengan cepat. Operator yang telah ditugaskan harus benar-benar standby dan fokus,” tegas Wagub, menyoroti temuan di lapangan. Beliau juga mengapresiasi respons cepat dari RSUD Undata dan RSUD Madani, meski masih ada ruang untuk perbaikan.
Tantangan integrasi teknologi juga menjadi perhatian utama. Wagub mengungkapkan, saat ini telah terdapat 13 aplikasi dari berbagai OPD. Akan tetapi, belum terintegrasi sepenuhnya dengan platform Command Center. Integrasi yang menyeluruh ini sangat krusial untuk mencapai sinkronisasi data lintas sektor, yang menjadi kunci keberhasilan monitoring dan evaluasi program secara real-time.
“Kami ingin semua terintegrasi dan diimplementasikan dengan baik agar membuahkan hasil yang optimal,” ujarnya. Wagub juga mengingatkan agar komitmen ini tidak hanya semangat di awal, namun berkelanjutan, dengan membagikan pengalaman sebelumnya yang hanya ‘panas’ di bulan pertama.
Acara tersebut juga menghadirkan paparan dari perwakilan Command Center, Pak Januar, yang memvisualisasikan materi strategis.
Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi:
- Visi Command Center BERANI sebagai pusat kebijakan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi, responsivitas, dan inovasi.
- Strategi Integrasi Penuh 9 Program BERANI dalam satu platform terpadu.
- Peta Jalan Integrasi dengan OPD, meliputi identifikasi aplikasi, standarisasi format data, dan konsolidasi dashboard untuk visualisasi pemantauan.
- Penguatan Kelembagaan melalui pembentukan unit teknis (PUSDATIN) yang bertanggung jawab atas koordinasi, pemeliharaan infrastruktur, kontrol kualitas data, dan peningkatan kapasitas SDM.
- Target Nyata menjadikan Command Center Sulteng sebagai yang terdepan di Indonesia, dengan integrasi 100% program dan cakupan seluruh OPD.
Wagub juga menyoroti pentingnya komitmen pimpinan OPD. “Saya ingin menanyakan keseriusan komitmen setiap Kepala OPD dalam menangani Command Center,” tandasnya. Komitmen ini esensial untuk mewujudkan layanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan berkualitas. Salah satu tujuannya adalah agar Gubernur, kapan pun dan di mana pun, dapat langsung mengakses data terbaru, dipresentasikan dengan visualisasi yang jelas berdasarkan titik koordinat yang akurat.
Dengan infrastruktur internet yang telah memadai di semua OPD, langkah selanjutnya adalah memastikan kualitas data, kecepatan respons, dan kesungguhan sumber daya manusia. Sosialisasi ini menjadi pengingat sekaligus penguat bahwa “Data-driven governance bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk pemerintah yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.”
Melalui kolaborasi yang solid dari tingkat pimpinan hingga operator lapangan, Command Center BERANI diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh transformasi digital Sulteng, mempercepat pembangunan daerah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.