Palu, - Dalam rangka pencapaian target kinerja RPJMD Tahun 2025-2029 Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya untuk meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menyelenggarakan forum strategis. Para Kabid dari lima bidang dan tiga subbagian hadir dalam desk yang telah terjadwalkan ini guna menyelaraskan indikator kinerja individu dengan sasaran strategis organisasi agar tercipta birokrasi yang lebih akuntabel dan efisien.Selasa (28/04/2026).
Desk Arsitektur Kinerja merupakan kerangka struktur yang menggambarkan bagaimana suatu organisasi menyusun proses, peran, sumber daya, dan indikator untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dalam konteks manajemen pemerintahan, instansi seperti dinas perpustakaan dan kearsipan memerlukan instrumen ini sebagai fondasi dalam menyusun rencana kerja tahunan serta persiapan akreditasi lembaga. Melalui desk ini, setiap unit kerja dapat memetakan keterkaitan tugas pokok dan fungsinya secara visual, sehingga meminimalisasi tumpang tindih kewenangan.
Komponen Utama Desk Arsitektur Kinerja:
* Tujuan dan Sasaran: Pernyataan jelas mengenai hasil akhir yang ingin dicapai oleh perangkat daerah.
* Strategi dan Intervensi: Langkah konkret untuk memecahkan masalah pelayanan publik.
* Indikator Kinerja Utama (IKU): Ukuran keberhasilan yang bersifat kuantitatif dan kualitatif.
Intinya, desk arsitektur kinerja adalah peta jalan agar kinerja instansi tidak berjalan di tempat, melainkan tetap terukur dan terarah. Penyusunan arsitektur yang presisi akan memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan berbasis data serta memastikan bahwa setiap rupiah anggaran memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Dengan sinergi antarbidang, diharapkan nilai SAKIP provinsi dapat mencapai predikat yang lebih tinggi pada tahun mendatang.
Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.