Sigi - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen penuh dalam mendukung pentingnya budaya literasi dan numerasi, serta pemanfaatan dan peningkatan minat baca sebagai bagian dari penguatan karakter pelajar. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pemberian pembekalan materi intensif kepada siswa-siswi SMKN 1 Sigi yang berlangsung di gedung aula sekolah pada Rabu (8/7/2026).
Narasumber kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispusaka Sulteng, Munashir, S.E., M.M., yang hadir mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Munashir membahas pentingnya budaya literasi di sekolah untuk membangun kebiasaan membaca, menulis, berpikir kritis, dan memanfaatkan informasi secara sadar serta rutin hingga menjadi identitas warga sekolah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya numerasi di sekolah. Menurutnya, numerasi bukan hanya agar siswa pintar matematika, melainkan agar mereka mampu menggunakan angka, data, grafik, dan logika untuk memahami serta menyelesaikan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan bahwa literasi tanpa numerasi akan membuat seseorang bisa membaca, tetapi tidak bisa mengambil keputusan. Sebaliknya, numerasi tanpa literasi membuat seseorang bisa menghitung, tetapi tidak memahami konteks. Oleh karena itu, keduanya harus berjalan beriringan, dan perpustakaan merupakan tempat yang tepat untuk menumbuhkannya. Para murid juga dibekali kecakapan teknis yang meliputi seluk-beluk literasi lingkungan di sekolah. Dengan kompetensi dasar tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi tenaga muda yang terampil, adaptif, dan siap berkontribusi secara optimal selama masa pendidikan serta pengabdian di unit jurusan masing-masing.
Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.