DISPUSARDA Sulteng Serahkan Bantuan Buku dan Al-Qur'an ke Batalyon 711 Raksatama, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Palu, Sulawesi Tengah – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah (DISPUSARDA Prov. Sulteng) menyerahkan bantuan berupa 130 judul buku dan Al-Qur'an kepada Batalyon 711 Raksatama. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala DISPUSARDA Prov. Sulteng, Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., kepada Letda Inf Hilman Sarip Harahap selaku perwakilan pimpinan batalyon. Selasa, (04/02/2025).
Kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan. Kadis DISPUSARDA menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Batalyon 711 Raksatama. "Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan memperkuat ukhuwah Islamiyah," ujarnya.
Acara ini disaksikan oleh seluruh anggota Batalyon 711 Raksatama, yang turut memberikan dukungan dan arahan untuk DISPUSARDA Prov. Sulteng. Dalam kesempatan ini, Komandan Batalyon Infanteri 711/Raksatama, Letnan Kolonel Infanteri Ary Eko Pramono, S.Sos.juga mengundang para pejabat, staf ASN, dan rekan-rekan PPPK agar dapat menghadiri pengajian rutin yang digelar di Mushola Al-Iqra Yonif 711 Raksatama sebagai upaya menuju terwujudnya Sulteng Emas.
Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut atas permohonan dukungan sarana penggalangan (Sargal) dari Batalyon 711 Raksatama. Permohonan tersebut didasarkan pada Surat Telegram Pangdam XIII/Mdk Nomor ST/97/2025 tanggal 10 Januari 2025, yang memerintahkan persiapan Satgas Yonif 711/Rks Brigif 22/OM Dam XIII/Mdk untuk melaksanakan operasi di perbatasan RI-PNG di Papua.
Sebagai bentuk dukungan, DISPUSARDA Prov. Sulteng diminta menyediakan berbagai buku, seperti buku pelajaran, buku gambar, buku cerita anak, buku sejarah, dan buku seni budaya, yang akan dibawa oleh Satgas Yonif 711/Rks ke wilayah Papua.
Komandan Batalyon Infanteri 711/Raksatama menyambut baik inisiatif ini dan berharap kerja sama antara DISPUSARDA Prov. Sulteng dan TNI dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan bersama.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan TNI, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pendidikan dan kebudayaan di wilayah operasi.