Palu- Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah menyambut kunjungan edukatif siswa-siswi SMP IT Bina Anak Bangsa yang beralamat di Jl. Towua 1. Didampingi oleh Bapak Edi Sutian, S.Pd., guru Bahasa Indonesia, para siswa berfokus mengupas tuntas kekayaan karya fiksi. Koleksi Dispusaka yang beragam menjadi daya tarik utama dalam membedah referensi bacaan yang lebih mendalam dibandingkan koleksi sekolah.
Meski demikian, kunjungan ini membawa catatan penting bagi masa depan literasi daerah. Di tengah gempuran zaman digitalisasi, perpustakaan konvensional memang menghadapi tantangan besar agar tidak tertinggal jauh oleh perkembangan teknologi. Pihak sekolah menyampaikan pesan agar Dispusaka terus berinovasi dan meningkatkan kuantitas serta kualitas koleksi bacaannya.
Harapannya, Dispusaka Sulteng tidak hanya menjadi gudang buku, tetapi bertransformasi menjadi pusat kreativitas yang adaptif. Dengan inovasi yang tepat, institusi ini diharapkan mampu menjadi perpustakaan percontohan yang ditauladani oleh seluruh perpustakaan di Indonesia, membuktikan bahwa fisik buku tetap memiliki tempat istimewa di era digital.
Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.