Optimalkan Peran Perpustakaan, DISPUSAKA Sulteng Jalin Sinergi Strategis dengan Bank Indonesia
Palu– Dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan tata kelola kearsipan di Sulawesi Tengah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSAKA) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (18/02/2026).
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala DISPUSAKA Provinsi Sulteng, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si, beserta jajaran pejabat terkait dan Pustakawan Madya, diterima dengan hangat oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Bapak Miftachul Choiri.
Sinergi Program Literasi dan Digitalisasi
Pertemuan ini berfokus pada penyelarasan program peningkatan minat baca masyarakat, khususnya pengembangan perpustakaan di tingkat desa. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana pembaruan BI Corner melalui penambahan koleksi buku ekonomi terbaru serta dukungan perangkat digital seperti iPad untuk modernisasi akses informasi.
"Kami berharap adanya dukungan akses jurnal ekonomi terindeks Scopus/Sinta serta hibah buku-buku seputar ekonomi dan statistik untuk memperkaya koleksi di Perpustakaan Daerah," ungkap pihak DISPUSAKA dalam pertemuan tersebut. Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk mendukung Bibliografi Induk Daerah melalui penyerahan karya cetak ke bagian deposit guna meningkatkan kualitas data daerah.
Mendorong Penulis Nasional dari Sulteng
Menanggapi aspirasi tersebut, Deputi KPwBI Sulteng, Miftachul Choiri, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Beliau mengusulkan program konkret berupa workshop penulisan artikel dan buku populer.
"Target kita adalah melahirkan minimal satu penulis skala nasional yang berasal dari Sulawesi Tengah melalui sinergi ini," ujar Miftachul Choiri.
Edukasi Ekonomi lewat Literasi
Ke depan, kerja sama ini tidak hanya terpaku pada penyediaan buku, tetapi juga akan diintegrasikan dengan tugas pokok Bank Indonesia, seperti:
* Edukasi Inflasi: Sosialisasi pemahaman ekonomi kepada masyarakat.
* Literasi Keuangan Desa: Memperkuat pemahaman transaksi digital (QRIS) melalui jaringan perpustakaan.
* Pemberdayaan GenBI: Melibatkan mahasiswa penerima beasiswa BI sebagai agen literasi di lapangan.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk melakukan pengecekan lapangan terhadap fasilitas BI Corner dan melakukan identifikasi lebih lanjut mengenai dukungan sarana digital yang dibutuhkan demi pelayanan informasi yang lebih prima bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.