Palu - Pertemuan Pemangku Kepentingan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang diwakili oleh Ibu Dra. Adriati, S.IP., M.Hum Pustakawan Ahli Utama. (25/11/2025)
Dalam sambutan Plt Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi merupakan momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan penyelarasan langkah ke depan.
“Pertemuan pemangku kepentingan Program TPBIS ini bukan sekadar agenda rutin. Pertemuan ini adalah ruang refleksi dan sinergi, tempat kita menengok perjalanan, menilai capaian, dan menyusun langkah ke depan. Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa perpustakaan tidak berhenti sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan sebagai rumah bagi perubahan sosial,” ujar Plt. Kadis dalam sambutannya.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang memberikan perspektif dan penguatan terkait pelaksanaan program TPBIS di daerah, yaitu:
1. Setya Sulaiman, M.Hum
2. Enda Rahmawati, SE
3. Norma Tombing, S.Pd
Diskusi dan sesi pemaparan materi dipandu oleh Hj. Dahliah, S.Sos., M.A.P selaku moderator yang memastikan jalannya kegiatan berlangsung efektif dan interaktif.
Para narasumber menyampaikan berbagai informasi strategis, mulai dari evaluasi pelaksanaan TPBIS, strategi peningkatan layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong tercapainya tujuan transformasi perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Melalui terselenggaranya pertemuan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam mendorong program TPBIS di Provinsi Sulawesi Tengah. Perpustakaan diharapkan terus berkembang menjadi ruang yang inklusif, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial dan perkembangan teknologi.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi upaya transformasi perpustakaan, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga pilar perubahan sosial yang berkelanjutan.
Sumber : PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah