Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah Hadiri Rapat 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur

Share on:
Berita Kegiatan

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah Hadiri Rapat 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur

Image

Palu,– Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid., S.Sos., M.A.P., menghadiri undangan rapat dalam rangka 100 hari masa kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus memacu kinerja seluruh perangkat daerah (PD) dalam mendukung program prioritas pemerintah provinsi. Selasa, (25 Maret 2025).

Dalam arahannya, Wagub Reny menekankan pentingnya perencanaan kerja yang jelas, tepat sasaran, dan berbasis data. "Saya minta setiap kepala OPD segera menyusun rencana aksi dalam minggu ini dengan prinsip 5W+1H (What, Who, Where, When, Why, How). Tidak perlu bertele-tele, fokus pada inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat," tegasnya. Ia juga mengingatkan agar laporan kinerja disusun secara ringkas (maksimal 10 halaman) dengan matriks yang mudah dipahami, termasuk target, lokasi, waktu, dan anggaran.

 

Wagub juga mengumumkan pelaksanaan Job Fit pada awal bulan April 2025 untuk mengevaluasi kinerja kepala PD, dengan melibatkan tim independen dari Kemendagri dan akademisi. "Ini bukan ancaman, tapi bentuk transparansi. Kami apresiasi yang berkinerja baik, dan tidak pandang bulu untuk yang kurang," tambahnya.

Rapat menggaris bawahi dua sektor prioritas: pendidikan dan kesehatan. Wagub meminta Dinas Pendidikan dan Kesehatan memperkuat program seperti beasiswa berprestasi dan layanan BPJS yang efisien. "Contoh konkret: klaim BPJS harus dibayar maksimal tanggal 5 setiap bulan agar pendapatan daerah cepat terrealisasi," ujarnya.

Di sisi pendapatan, Sekda Prov. Sulteng mendorong inovasi dari dinas-dinas penghasil pajak dan retribusi daerah. "Hindari anggaran pendukung lebih besar dari program utama. Ajukan usulan berbasis data, bukan sekadar ‘gelondongan’," pesannya. Kadis Pendapatan diminta memproyeksikan target 2025–2026 disertai strategi dan dasar hukum yang jelas.

Pemerintah provinsi berencana membagikan sembako untuk masyarakat kurang mampu di Palu saat hari Lebaran. Sekretaris Daerah meminta Dinas Sosial mengoptimalkan CSR dan bantuan eksternal, mengingat keterbatasan anggaran. "Bank Sulteng sudah menyatakan dukungan. Mari kita himpun sumber daya yang ada," ajak Wagub.

Terakhir, Wagub mengingatkan kehadiran penuh dalam Rapat TEPRA (Teknis Perencanaan dan Anggaran). "TEPRA tidak boleh diwakili. Kita butuh komitmen nyata untuk mengejar target fisik dan keuangan," tegasnya. Rapat ditutup dengan pembagian simbolis 527 bingkisan kepada staf ahli sebagai apresiasi kinerja.

. . .