Rapat Dengar Pendapat Lingkup Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah

Share on:
Berita Kegiatan

Rapat Dengar Pendapat Lingkup Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah

Image

Palu,- Dalam suasana penuh kehati-hatian fiskal, di mana efisiensi anggaran menjadi keniscayaan, langkah yang diambil oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah patut diapresiasi. Dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas, Ibu Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., menggelar Rapat Dengar Pendapat antar Bidang bersama para pejabat fungsional Arsiparis, Pustakawan, dan seluruh Kepala Bidang di Ruang Sekretariat Dispusaka, menjadi momentum krusial untuk menajamkan arah kebijakan. Selasa, (06/01/2025).

Rapat yang juga dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Program, Bapak Mohammad David, S.Sos., beserta staf, serta didampingi oleh  Sekdispudaka, Ibu Keong Makalalang, S.Sos., ini bukanlah semata ritual birokrasi. Kegiatan ini adalah upaya konkret untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara berdampak maksimal bagi peningkatan layanan kepada masyarakat. Dengan memaparkan Indikator Kinerja Utama (IKU) beserta besaran anggarannya secara terbuka oleh masing-masing bidang, tercipta transparansi dan akuntabilitas internal yang sehat.

Kehadiran seluruh pimpinan bidang, mulai dari Bapak Agung Eko Purwoko, S.Sos. (Layanan, Alihmedia, Otomasi, dan Kerjasama Perpustakaan serta Deposit, Pengembangan Koleksi, Pengolahan dan Konservasi), Ibu Andi Ariani, S.E., M.Si. (Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca), Bapak Muh. Idham Khalid, S.Sos.,M.A.P (Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan), Ibu Dra. Ratniangsa, hingga Ibu Margie Lestari, S.H. (Pengolahan dan Pemanfaatan Arsip), menunjukkan pendekatan holistik. Ini sinyal bahwa efisiensi harus dilakukan tanpa mengorbankan substansi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing bidang, apalagi menurunkan kualitas layanan arsip dan pustaka.

Dalam konteks “rasionalisasi penggunaan anggaran di masa efisiensi”, rapat ini adalah forum yang tepat untuk mengevaluasi: program mana yang menjadi prioritas utama, mana yang dapat dioptimalkan dengan pendekatan lebih kreatif, dan bagaimana sinergi antar-bidang dapat memperkuat dampak dengan sumber daya yang ada. Dialog antara pejabat struktural dan fungsional ini juga sangat berharga untuk menjembatani kebijakan dengan implementasi teknis di lapangan.

Yang menarik, pertemuan strategis ini diakhiri dengan persiapan “Subuh Berkah” pada 09 Januari 2026 mendatang. Ini bukan sekedar penutup seremonial. Momentum spiritual dan refleksi bersama ini dapat dimaknai sebagai upaya untuk menguatkan niat, membersihkan hati, dan menyelaraskan langkah seluruh jajaran Dispusaka Sulteng. Melalui ikhtiar lahir dan batin, diharapkan tercipta konsolidasi internal yang solid untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru, integritas yang terjaga, dan komitmen pelayanan yang lebih tinggi.

Langkah kolaboratif dan transparan yang diprakarsai Ibu Kepala Dinas ini menjadi fondasi kuat bagi Dispusaka Prov. Sulteng. Bahwa di tengah keterbatasan, institusi yang mengemban amanah penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga memori kolektif daerah ini justru dapat berinovasi, meningkatkan kinerja, dan kontribusinya secara nyata. Efisiensi bukanlah akhir, melainkan jalan untuk mencapai pelayanan yang lebih bernas dan berdaya guna bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Selamat bekerja, semoga Subuh Berkah mendatang menjadi pembuka jalan kemajuan.

Sumber: PPID Pelaksana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah

. . .